Melawan Dalam Sujud


Ingin kukatakan kisahmu pada angin
biar dia hembuskan ke tengah padang
tapi,... bibirku kelu, membisu
atau aku tuliskan saja pada pucuk-pucuk daun
biar sinar mentari membiaskannya
tapi jemariku kaku, membeku
dalam sujud! hanya dalam sujud,
kubisa membelaimu dengan doa,
merengkuhmu ke dalam qalbu
dalam sujud! hanya dalam sujud
selalu kupinta, kupinta dan akan selalu kupinta
agar api itu tetap berkobar di dadamu, di dadaku
agar cinta itu mencengkram kuat
di hatimu, di hatiku
api perjuangan dan cinta pada-Nya
dalam sujud! hanya dalam sujud
kudengar tangismu, kudengar nyanyian pedihmu
karena dia, penjajah!
si binatang jalang, pembunuh, perampok!
telah membuat tanahmu merah...darah
darah para pahlawan
Indonesia...
walau bibirku kelu untuk menceritakan kisahmu
walau jemariku kaku untuk menuliskan dukamu
tapi aku bisa dan akan selalu mendoakanmu
dalam sujud! hanya dalam sujud
Cirebon, 09 Juli 2014/11 Ramadan 1435 H
Syamsudin Kadir, Pegiat PENA IAI BBC 
No comments

No comments :

Post a Comment