IAI Bunga Bangsa Cirebon Mengkader 350 Jurnalis baru

Akhir pekan bukan menjadi alasan bagi kampus Institut Agama Islam Bunga Bangsa Cirebon (IAI BBC) untuk sepi dari kegiatan. Melalui PENA dan Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (Prodi KPI) IAI BBC kembali menghangatkan suasana kampus bahkan Cirebon dan sekitarnya dengan kegiatan yang dinanti oleh banyak peminat. 

Hari ini, Sabtu 21 Januari 2017 IAI BBC menggelar Seminar Kepenulisan Nasional bertema "MENULIS itu MUDAH dan ASYIK" dengan menghadirkan dua narasumber yang kompeten dalam bidangnya masing-masing. Di sela-sela acara Humas Kepanitiaan Moch Ismail menjelaskan bahwa kegiatan ini mengenalkan materi seputar langkah menulis karya ilmiah dengan pembicara Barnawi seorang akademisi sekaligus penulis buku, dan materi seputar dasar-dasar jurnalistik diisi oleh Akhmad Rifai Redaktur HU Kabar Cirebon. 

Acara yang dimulai pukul 07.30 sampai 13.00 WIB tersebut dibuka oleh Oman Faturohman selaku Rektor IAI BBC. Pada sambutannya Rektor meyakinkan peserta bahwa masa depan hanya menjadi milik mereka yang melek media massa dan teknologi, serta memiliki produk atau karya tulis. “Menulis adalah modal sekaligus kekuatan untuk menjemput masa depan”, kata Oman.  

Pada sambutan pembuka Dian Widiantari selaku pembina PENA mengingatkan peserta bahwa PENA merupakan wadah inspirasi yang sejatinya dapat dijadikan oleh siapapun untuk mengembangkan minat dan bakat kepenulisannya secara masif dan berjangka panjang. “Menulis butuh proses panjang, karena itu PENA hadir dan dapat menjadi wadah yang memacu proses tersebut”, ungkap Doktor muda lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung akhir 2016 lalu tersebut. 
Kegiatan yang digawangi oleh mahasiswa semester II dari berbagai program studi di IAI BBC tersebut diminati oleh sekitar 450 peserta dan dihadiri oleh sekitar 350 peserta yang berasal dari berbagai SMA/sederajat dan kampus seperti UIN Sunan Gunung Djati Bandung, IAIN Syekh Cirebon, Universitas Nahdhatul Ulama (UNU), Universitas Muhammadiyah (UMC), Unswagati, Poltekes dan beberapa kampus lainnya di wilayah III Cirebon. 

Di sela-sela kegiatan Dwi Zayanti selaku Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menambah jumlah jurnalis yang handal dan mampu mencerahkan masyarakat luas. “Seminar kepenulisan ini didesain untuk menghadirkan para jurnalis muda yang handal dan siap guna”, kata Dwi, yang juga Pegiat PENA tersebut. 

Selaku Pegiat PENA Syamsudin Kadir menegaskan bahwa kegiatan ini akan dilanjutkan dengan kegiatan berupa Sekolah Jurnalis dalam bentuk paket dan bersertifikasi. “PENA akan menyusun satu konsep yang matang, sehingga kelak akan ada tindaklanjut kepesertaan seperti Sekolah Jurnalistik dan berbagai kegiatan yang mampu membangun kesadaran kalangan muda dalam menggiatkan dirinya dalam dunia kepenulisan dan kejurnalistikan, sehingga mampu melahirkan penulis atau jurnalis yang paham dengan kebutuhan juga tantangan masa depan”, tegas penulis buku “Membangun Pendidikan dan Bangsa yang Beradab” dan ratusan essai-artikel di berbagai media massa juga blog tersebut. (BK)
No comments

No comments :

Post a Comment