Cintanya Cinta

Cinta, cinta, cinta
Cinta... seakan tak ada ujungnya
Menghentak, membahana
Dalam jiwa dan pikiran
Semua manusia, tua juga dewasa
**
Sementara gelombang cinta terus memburuku dalam kesunyian yang membahana;
desah nafas kita
Sepotong sajak cinta yang kau tulis dalam alunan rindu kepada Tuhanmu
Mengingatkanku pada keagungan yang abadi

Debur kenangan dan kesucian
Amsal cinta dalam nyanyian subuhmu itu
Mengalirkan keheningan; ketakjuban!


Dalam ruang keheningan
Sepertiga malam;
ruang rindu pada keilahian
Aku mencoba syahadah cinta
Sebagai persaksian hatiku
Menerima cobaan dan rizki
Dengan cinta abadi
**
Cinta itulah yang membuat nafas jiwaku menjadi kuat
Mengayuh gelora dalam lantunan amal yang tak terbilang
Sebab amukan tekad telah membuatku jadi tergoda tangguh
Bahkan juga gigih mengobarkan semangat hidup yang mengabadi
Sebagai wujud cinta yang sungguh
Kepada Yang Maha Mencintai
Oh pemilik cinta, cinta-Mu benar-benar cinta
Cintanya cinta

  
Cirebon, 08 Juli 2014/10 Ramadan 1435 H

Syamsudin Kadir, Pegiat PENA IAI BBC

No comments

No comments :

Post a Comment